Posted by: albatavi | October 19, 2008

Hujan di Borneo

Sudah bosan ku mengatakan hal yang sama berulang kali

di setiap kesempatan, di setiap waktu

yang mana kuhabiskan bersamamu

bahwa aku cintaimu.

Kukatakan lewat seluruh indra yang ada di tubuhku

bahwa kaulah yang melengkapiku

keping puzle yang akan lengkapi susunan diorama hidupku.

Begitu pula aku terhadapmu

Kalaupun ku diam dan tak berani memandangmu

saat kita sedang bersama

bukanlah karena aku benci atau takut menghadapimu

memandang matamu, mendengar suaramu

bukan!

Bukan karena semua itu aku terdiam di hadapanmu.

Ku berharap kau tahu, bahwa keberadaan dirimu

bagiku, bagaikan hujan di hutan Borneo

suatu keberadaan yang harus ada

‘tuk lengkapi keberadaan yang lain

Bagiku kau memang bukan segalanya

tapi, tanpamu aku hany sesuatu yang tidak ada

di dunia ini.


Responses

  1. ehm…….

    buat seseorang kah????????


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.